Kurikulum

Home / Akademik / Kurikulum

FK UISU menerapkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) tahun 2012 berdasarkan SK Rektor No. 38 tahun 2013 tentang Kurikulum FK UISU. Struktur Kurikulum FK UISU dikemas dalam 2 (dua) tahapan, yaitu Tahap Akademik atau Tahap Pendidikan Sarjana Kedokteran (147 SKS) dan Tahap Pendidikan Profesi (43 SKS). Hal ini juga sejalan dengan kebutuhan akan dokter di Indonesia yang harus memiliki kompetensi untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan secara profesional sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) Tahun 2012. Elemen utama lain yang mendominasi penyusunan kurikulum adalah menghasilkan dokter Islami yang dapat menyelesaikan masalah-masalah kesehatan berdasarkan syariah Islam sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kompetensi lulusan FK UISU dibagi atas kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya.
A. Kompetensi Utama
Kompetensi Utama sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI 2012) meliputi 7 area kompetensi:
1. Profesionalitas yang Luhur
2. Mawas Diri dan Pengembangan Diri
3. Komunikasi Efektif
4. Pengelolaan Informasi
5. Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran
6. Keterampilan Klinis
7. Pengelolaan Masalah Kesehatan

B. Kompetensi pendukung
Kompetensi pendukung adalah kompetensi standar lulusan FK UISU yang ditetapkan oleh Universitas dalam rangka menjabarkan cita-cita yang tertuang dalam visi, misi dan tujuan FK UISU dalam pendidikan serta mendukung kompetensi utama.

Kompetensi Pendukung di FK UISU meliputi:
1. Mampu mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam melaksanakan profesi dokter. Hal ini ditunjukkan dengan adanya mata kuliah agama Islam yang tersebar di 2 semester, serta adanya kajian-kajian masalah kedokteran yang dikaitkan dengan sudut pandang Islam.
2. Mampu memberikan konsultasi, tindakan prevensi, dan pelatihan tentang masalah kesehatan dalam perjalanan (travelling). Hal ini ditunjukkan dengan adanya mata kuliah pilihan Travel Medicine pada program studi pendidikan dokter dan pada program studi profesi dokter ditunjukan dengan kegiatan kepaniteraan klinik di Kantor Kesehatan Pelabuhan Belawan dan Klinik Travel Medicine di fakultas.
3. Mampu memahami prinsip-prinsip kedokteran keluarga, memberikan tindakan promotif, prevensi, dan pelayanan kesehatan keluarga (family medicine). Hal ini ditunjukkan dengan adanya mata kuliah Family Medicine pada program studi pendidikan dokter dan pada program studi profesi dokter ditunjukkan dengan kegiatan pada kepaniteraan klinik di Ilmu Kesehatan Masyarakat.

C. Kompetensi Lainnya
Kompetensi lainnya di PSPD FK UISU meliputi:
1. Mampu menguasai dan mengaplikasikan prinsip kewirausahaan
2. Mampu bekerja dalam tim dalam bidang pelayanan kesehatan (pengembangan praktek pribadi, klinik, dan rumah sakit)
3. Mampu menguasai bahasa Inggris.