Orasi Ilmiah pada Milad ke-52 FK UISU

Home / Berita / Orasi Ilmiah pada Milad ke-52 FK UISU

Pelaksanaan milad Fakultas Kedokteran ke-52 kali ini dirasakan berbeda dari milad sebelumya. Pasalnya pelaksanaan acara milad kali ini dilakukan dengan agenda Orasi Ilmiah yang sebelumnya dibuka dengan rapat senat terbuka Fakultas Kedokteran UISU. Rapat senat terbuka dalam rangka milad ke-52 FK UISU ini dihadiri oleh Pembina Yayasan UISU, Pengurus Yayasan UISU, Rektor UISU beserta Pembantu Rektor UISU, para undangan dan sivitas akademika FK UISU. Undangan yang hadir pada acara rapat senat terbuka diantaranya adalah dekan-dekan fakultas se-UISU dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Medan.

Acara senat terbuka FK UISU dibuka oleh pimpinan senat (selaku dekan FK UISU) dan dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh ketua panitia, dekan FK UISU, Rektor dan Pengurus Yayasan. Dalam kesempatan tersebut Rektor berharap Fakultas Kedokteran UISU dapat meningkatkan mutu dari lulusan dengan cara lebih menggiatkan lembaga penjaminan mutu Fakultas sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan akreditasi Fakultas dan Program Studi. Disamping itu, beliau menyampaikan agar setiap dosen memiliki semangat untuk meraih hibah penelitian yang diberikan oleh Dikti. Hal ini dikarenakan masih rendahnya dasa serap hibah penelitian Dikti oleh perguruan tinggi khususnya UISU.

Acara kemudian dilanjutkan dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. dr. Umar Zein, DTM&H, Sp.PD, KPTI yang berjudul “Malaria dari era misterius hingga biomolekuler”. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa Malaria yang dapat menginfeksi manusia terdiri dari 4 jenis, yaitu: M. Falciparum, M. Vivax, M. Malariae dan M. Ovale. Namun, beberapa waktu terakhir ditemukan jenis malaria yang seharusnya menginfeksi monyet tetapi dapat juga menginfeksi manusia. Malaria tersebut dinamakan sesuai dengan jenis malaria yang menginfeksi monyet yaitu Malaria Knowlesi. Terkait dengan hal tersebut, Dr. dr. Umar Zein menyampaikan bahwa baru-baru ini ditemukan adanya infeksi M. Ovale pada masyarakat di Langkat yang dikenal bukan merupakan daerah endemi malaria. Penemuan tersebut tidak menutup kemungkinan infeksi Malaria yang luas di daerah Langkat, Sumatera Utara. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memastikan penyebaran penyakit malaria tersebut di daerah Langkat, Sumatera Utara.

Di akhir acara, rapat senat terbuka ditutup oleh ketua senat dan diikuti doa serta acara hiburan berupa tarian persembahan dan Lucky Draw. Pada sesi tersebut panitia membagikan hadiah lucky draw berupa 2 unit sepeda, 1 buah tensimeter digital dan 1 buah alat cek gula darah. Pembagian undian hadiah lucky draw dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU yaitu Prof. Zainudin, M.Pd disaksikan oleh seluruh peserta dan undangan yang hadir.